Minggu, 08 November 2015

Apa yang tidak boleh dilakukan wanita ketika keluar rumah

KETIKA KELUAR RUMAH, WANITA HARUS MENGHILANGKAN AROMA PARFUMNYA

Nabi Muhammad SAW bersabda,                                               
أيّما امرأة استعطرت فمرّت بقوم ليجدوا ريحها فهي زانية    
“ Seseorang perempuan yang mamakai parfum lalu melewati kerumunan lelaki agar mereka mencium aromanya, berarti wanita itu telah berzina.” (HR. Bukhari dan Muslim)

        إذا شهدت إحداكنّ المسجد فلا تمسّ طيباً
“Jika seorang di antara kalian (wanita) hendak pergi ke masjid, maka janganlah menyentuh minyak wangi. “ (HR. Muslim dan Nasa’i)
       Al- Albani menyatakan, “ Jika memakai parfum dialrang bagi wanita yang hendak pergi ke masjid, maka bagaimana hukumnya bagi wanita yang hendak pergi ke pasar dan sekedar berjalan- jalan? Tentu lebih haram lagi dan dosanya lebih besar. Al- Haitsami menyatakan dalam Az- Zawair bahwa bagi wanita, keluar rumah dengan memakai parfum dan bersolek, adalah dosa besar, meskipun diizinkan oleh suaminya.”
      Jika seorang wanita hendak keluar rumah, maka harus menghilangkan aroma parfum yang melekat padanya terlebih dahulu. Caranya adalah dengan mencucinya atau cara lain yang dapat menghilangkan aroma parfum. Mengenai hal ini, ada sebuah hadits yang sanadnya dhaif (lemah) tetapi maknanya benar. Hadits tersebut berbunyi,
ما من امرأة تطيّبت للمسجد فيقبل اللّه لها صلاة حتّي تغتسل منه اغتسالها من الجنابة
“Seorang perempuan yang memakai minyak wangi saat hendak pergi ke masjid, maka tidak ada satu pun shalatnya yang diterima sampai dia mandi seperti mandi junub.” (HR. Nasa’i dan Ahmad)
Catatan
        Adakalanya seorang wanita keluar rumah tanpa memakai parfum, tapi menggendong bayinya yang memakai parfum. Ini juga tidak boleh, karena alasan kaum lalaki tertarik dengannya adalah wangi dari parfum dan dalam kondisi seperti ini aroma tersebut masih tercium darinya sehingga hukumnya tetap haram. Berhati-hatilah dalam hal ini.
Wanita tidak boleh memakai parfum secara mutlak dalam tiga kondisi:
1.       Sedang mengerjakan ihram
Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW tentang apa yang harus dilakukan oleh orang yang sedang ihram,
ولا تلبسوا شيئا مسّه زعفران ولا رواس          “Dan janganlah kalian memakai sesuatu yang terkena za’ faran atau waras (sejenis minyak wangi)                                                                    (HR. Bukhari)                                                                 Hikmah larangan memakai minyak wangi bagi wanita yang sedang mengerjakan ihram, karena ia       merupakan faktor yang mendorong kepada kemesraan dan hubungan intim yang dapat merusak ihram.
2.       Berkabung
3.       Keluar dari rumah
Meskipun tujuan memakai minyak wangi adalah untuk menyenangkan suami, tetap tidak boleh.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar